GOR UNS, Nasibmu Kini

Entah tahun berapa GOR UNS dibangun. Yang saya ketahui, mulai pertengahan tahun 2007 bangunan yang terletak di pojok timur laut kampus UNS Kentingan ini mulai direnovasi. Saat itu, setiap UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang memakai GOR UNS diberi surat edaran yang berisi pemberitahuan bahwa GOR UNS akan direnovasi mulai bulan Juli 2007 (kalau tidak salah, maaf saya lupa) dan berakhir bulan Desember 2007, UKM dihimbau untuk memindahkan tempat latihan selama GOR UNS direnovasi. Bulan Januari 2008, GOR UNS direncanakan telah bisa dipakai kembali.

Mendengar hal tersebut, saya cukup senang karena GOR UNS memang sudah selayaknya direnovasi. Sekadar catatan, meskipun saat itu GOR UNS masih layak pakai namun keamanannya diragukan karena UKM Taekwondo UNS sempat kehilangan peralatan latihan yang disimpan di gudang GOR UNS.

GOR UNS pun mulai direnovasi. Kami (UKM Taekwondo UNS) harus bersabar dengan latihan di sembarang tempat. Ya, bisa dikatakan kami latihan di sembarang tempat karena kami menjadi tidak mempunyai tempat latihan yang tetap. Hari Rabu UKM Taekwondo UNS latihan di halaman auditorium, kadang-kadang di halaman parkir belakang auditorium, beberapa kali di tempat parkir samping rektorat, bahkan tempat parkir di fakultas kedokteran. Sedangkan hari Sabtu, kami latihan di dalam Student Center. Itu pun jika Student Center dipakai untuk kepentingan universitas.

Setelah beberapa bulan, tiba-tiba renovasi GOR UNS berhenti tanpa kami tahu alasannya. Waktu itu pun kami belum berani menanyakannya. Hingga akhirnya bulan telah berganti menjadi tahun. Januari 2008, GOR UNS seharusnya sudah bisa dipakai lagi, namun GOR malah mangkrak. Renovasi yang berhenti menyebabkan gedung tidak bisa dipakai.

Akhirnya saya memberanikan diri menanyakan kepada kepala bagian Rumah Tangga UNS. Jawaban dari mereka, GOR UNS berhenti renovasi karena donatur penyandang dana renovasi GOR UNS jatuh sakit, sedangkan dananya belum sepenuhnya diberikan kepada pihak universitas sehingga renovasi berhenti untuk sementara waktu.

Beberapa bulan setelah saya menanyakan hal tersebut, renovasi GOR UNS dilanjutkan. Ah, syukurlah. Mungkin Bapak Baik Hati Sang Donatur telah sembuh, dan renovasi kembali dilanjutkan. Akan tetapi, itu hanya sebentar. Mungkin hanya sekitar satu bulan, renovasi kembali berhenti. Renovasi GOR UNS masih jauh dari kata selesai.

Kembali saya menanyakan kepada pihak universitas, bagaimana kelanjutan renovasi GOR UNS. Jawaban yang saya dapatkan sungguh mengejutkan. Donatur renovasi GOR UNS meninggal dunia karena sakitnya. Innalillahi wa inna ialaihi roji’un… . Saya merasa sangat menyesal telah menanyakan hal tersebut. Namun, semua itu merupakan aspirasi teman-teman anggota UKM Taekwondo UNS yang mulai mengeluh karena tempat latihan yang terus berpindah-pindah dan kurang reprsentatif sehingga saya memberanikan diri lagi untuk menanyakan bagaimana kelanjutan renovasi GOR UNS. Setelah beliau meninggal, pihak universitas masih belum tahu bagaimana caranya menyelesaikan renovasi GOR UNS.

Sekitar satu tahun berselang, GOR UNS tiba-tiba semarak. Ternyata, GOR UNS dipakai untuk kejuaraan bola voli. Saya benar-benar kaget mengetahui hal tersebut dan mulai mencari informasi tentang GOR UNS yang secara mengejutkan bisa dipakai. Ternyata renovasi GOR UNS dilanjutkan, namun hanya ala kadarnya. Sekadar bisa dipakai, tanpa memerhatikan estetika.

Setelah kejuaraan voli selesai, teman-teman Taekwondo UNS mendatangi  pihak rektorat dengan maksud meminta ijin untuk dapat memakai GOR UNS kembali. Berhasil. Bahkan, tidak hanya UKM Taekwondo UNS yang dapat ijin dari universitas untuk latihan rutin di GOR UNS, tetapi juga UKM Perisai Diri, UKM Bola Basket dan UKM Bola Voli tentunya.

Inilah Yang Menjadi Masalah

Meskipun  masih kurang sempurna, GOR UNS sekarang telah ramai dipakai berbagai kegiatan. Yang paling sering, kejuaraan Futsal dan kejuaraan Basket. Entah antartingkat suatu jurusan, antarjurusan, maupun antarfakultas. Malah, pernah juga ada kejuaraan antarklub futsal, bahkan kejuaraan futsal antarkos!

Dalam setiap kegiatan tersebut, hampir pasti berbenturan dengan jadwal pengguna rutin GOR UNS seperti UKM Taekwondo, UKM Periasai Diri, UKM Bola Voli, juga UKM Bola Basket. Pasalnya, mereka menggunakan GOR hingga sore, bahkan malam hari. Selain itu, mereka juga tidak hanya satu atau dua hari saja memakai GOR UNS, namun hingga satu minggu.

Tak apa lah, mereka menggunakan GOR UNS. Toh kita semua mengatasnamakan kegiatan mahasiswa. Akan tetapi, seringkali panitia-panitia kegiatan yang memakai GOR UNS tidak meminta ijin atau setidaknya memberitahu terlebih dahulu kepada pengguna rutin bahwa mereka akan memakai GOR UNS. Kami pengguna rutin sangat merasa dirugikan dengan keadaan hal tersebut. Alasan mereka, tidak diberitahu oleh pihak rektorat/bagian rumah tangga sebagai pengelola GOR UNS bahwa ada yang memakai GOR UNS secara rutin!

Sangat tidak bisa diterima! Kami telah meminta ijin memakai GOR UNS secara rutin kepada rektorat, mereka pun memberikan ijin. Selain itu, kami telah memakai GOR UNS sudah bertahun-tahun, bahkan sejak saya masih belum masuk UNS kami sudah menggunakan GOR UNS untuk latihan rutin. Seharusnya pihak rektorat memberitahu kepada setiap pihak yang akan menggunakan GOR UNS untuk meneruskan surat ijin mereka kepada pengguna rutin. Bukan kami sok penting, kami hanya merasa sangat tidak dihargai. Karena hal tersebut, kami sering beradu argumen dengan ketua panitia kegiatan yang memakai GOR UNS. Meskipun kami tetap tidak bisa memakai GOR UNS untuk melakukan latihan rutin, paling tidak kita menjadi bersama-sama belajar pentingnya sebuah sikap saling menghormati dan menghargai sesama.

Memang tidak selalu setiap pihak yang menggunakan GOR UNS secara insidental tidak memberitahu kepada pengguna rutin. Namun, hal itu kerap sekali terjadi. Akhirnya kami, UKM Taekwondo UNS, menyampaikan keberatan secara lisan kepada pihak rektorat dan mendapat tanggapan yang positif. Sekarang, setiap ada pihak yang akan memakai GOR UNS memberitahu kepada pengguna rutin. Yah, meskipun mendadak sehingga kami tetap cukup kesulitan mengkoordinasi anggota yang cukup banyak.

Permasalahan tidak selesai sampai di situ. Sekarang, intensitas penggunaan GOR UNS makin tinggi. Setiap bulan pasti ada kegiatan yang diadakan di GOR UNS yang entah kapan akan selesai direnovasi tersebut. Setiap ada kegiatan di GOR UNS, kami selalu mengalah untuk memindahkan latihan di halaman parkir auditorium maupun di halaman depan auditorium karena kami TIDAK BERHAK MENERIMA KOMPENSASI APABILA GOR UNS DIPAKAI UNTUK KEPENTINGAN UNIVERSITAS (sesuai dengan yang tertuang di surat ijin pemakaian GOR UNS). Back to “basic”??!! Arrrggghhhh!!!!!

Ah, capai sekali saya membuat posting ini. Padahal, masih sangat banyak yang ingin saya sampaikan mengenai penggunaan GOR UNS dan fasilitas Universitas Sebelas Maret lainnya yang menurut bukan saya saja, tetapi juga teman-teman UKM yang lain, kurang wajar pengelolaannya. Kapan-kapan lagi saja lah.

Yang jelas, kami akan menuntut hak kami yang seakan terampas!!! Semangat kawan!!!!

(Sorry, but I won’t say “Hidup Mahasiswa!!”)

Diposkan oleh: Rifqi Nur Hidayat.

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)